Dua ABG Majalengka Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri

  • Jul 16, 2023
  • By admin
  • 0 Likes
  • 124 Views

Majalengka - Dua remaja berusia 14 dan 15 tahun di Kabupaten Majalengka, diduga menjadi korban objek kekerasan seksual hingga fisik ayah tirinya sendiri. Persoalan ini kemudian diangkat pihak LBH Persada dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Mawar Persada Majalengka.


Aksi kekerasan pria durjana itu diungkap Ketua LKS Mawar Persada Majalengka, Eva ST Arofah, dia mengatakan dua remaja yang masih berumur 14 dan 15 tahun itu kini mengalami trauma akibat perlakuan bejat ayah tirinya itu.

 

"Dari hasil pemeriksaan dan keterangan yang didapat dari korban, korban mengalami tindak kekerasan fisik, psikis dan kekerasan seksual yang dilakukan ayah tirinya berinisial A," kata Eva kepada detikJabar, Selasa (27/6/2023)

 

Dijelaskan Eva, kasus ini terbongkar berawal dari laporan salah seorang korban yang mengadu kepada anggota TNI dari Kodim 0617/Majalengka Serka Dedi Ismail Azhar pada 21 Juni lalu.

 

Anggota TNI itu langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Majalengka untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

 

Dari koordinasi itu, kemudian dilanjutkan dengan meminta perlindungan dan pendampingan hukum kepada LBH Persada dan LKS Mawar Persada Majalengka untuk melaporkan kepada Polres Majalengka pada Jumat (23/6) lalu.

"Pelaku sudah ditangkap beberapa jam setelah kita laporkan peristiwa yang dialami bocah itu ke Unit PPA Polres Majalengka," ujar Eva.

 

Eva menyampaikan, kasus ini telah menjadi perhatian serius. Pemerintah, polisi, TNI, hingga LBH ikut mengawal kasus keji yang dilakukan ayah tiri durjana itu.

 

"Alhamdulillah kejadian ini langsung menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam hal ini Pak Sekda. Hari Sabtu kemarin, beliau langsung melihat kondisi kedua korban untuk nantinya memfasilitasi segala kebutuhan korban, dan akan dititipkan di panti atau rumah aman, sehingga bisa bersekolah kembali dan beraktifitas layaknya anak," ucap Eva.

 

"Selain itu, tim dari Kemensos dan Biro Hukum Pemprov Jabar sudah datang ke sini dan melakukan assessment juga kepada anak tersebut," sambungnya.